Emang sial!!! Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga“. Mungkin emang nasib lagi ga mujur kali ya… Tapi? Apa penyebabnya??

Hmm… masih belum tahu. Hehe.. OK Let’s go, cekidot..

Awal mula kejadiannya dimulai sejak tadi dini hari ketika ada pertandingan final FWC… Wah2 awalnya sih seneng2 ja. Coz kita berencana mau nonton bareng final FWC di sebuah saluran radio di daerah kota, yah kebetulan 2 finalis FWC tahun ni jagoan kita. Ehm kita berangkat kira2 jam 10.30 dari rumah, sampe sana jam 11.00. Wah ternyata masih sepi, tanpa pikir panjang langsung saja kita pergi ke alun2 untuk memakai layanan free hotspot (enaknya gratisan :-D). Saking asyknya, sampai ga terasa waktu sudah jam 01.30 dini hari dan langsung kita menuju TKP.

Wooow.. ternyata sudah ramai!! ada mungkin kalo cuma ratusan. (hmm cukup ramai kan buat sorak2 dukung tim masing2). Sorakan dan dukungan pun memenuhi TKP tersebut, yah walaupun ga sampe sononya sih tapi puas rasanya!! Hehe

Emang bener2 pertandingan sengit, kedua tim saling bener2 kuat dalam adu perlawanan dan pertahanan. (maklum lah namanya aja final:mrgreen: ). Tapi kalo diitung2, pelanggaran dari masing2 tim juga banyak bgt. Apa jangan2 coz ini pertandingan terakhir makanya ga begitu mentingin kartu kuning? Misalnya dapet, kan dah berakhir pertandingan. Dan kartu kuning dah ga berlaku lagi??  hmm❓ .It’s Ok lah yang penting jangan gulat dalam lapangan..😀.

Babak pertama dan kedua pun usai, akhirnya muncul deh babak perpanjangan. Tapi tetap aja di babak perpanjangan pertama ga da perubahan skor, tetep 0 : 0. Tapiiiii?!? aw aw aw di babak perpanjangan kedua, “Om John ” pemain Belanda dapet kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan hijau. Wah, firasat buruk nih.. ;-( Oooh, ternyata benar, di menit ke 116 pemain spanyol bernopu 11 mencetak gol. ahahay😯 . Akhirnya strategi Belanda difokuskan pada penyerangan disisa waktu yang 4 menit dan alhasil tetap 0:1 sampai pertandingan usai dan untuk kemenangan Spanyol :-)9. Bravo 4 spain!!

Pertandingan usai, kita pun ga kalah dengan membubarkan diri dari TKP. Kebetulan aku  paling akhir meninggalkan TKP. Betapa kagetnya ketika mau ambil sandal dan cuma melihat 2 sandal yang berstatus “Unknown” dan dalam kondisi memprihatinkan

Oh tidakk, ternyata 2 sandal tersebut sengaja disisihkan untukku sebagai pengganti sandal asliku.😥 Wah2 emang dasar otak bulus..

Ah, daripada ambil salah satu dari 2 sandal tersebut yang nantinya setelah sampai di rumah kondisinya tambah tak bernyawa, dengan terpaksa pulang tanpa beralaskan kaki alias nyeker.:mrgreen: .Emang buruk kan, jagoan kalah ditambah sandal ilang.

Ternyata benar dalam situasi yang asyk dan menyenangkan kadang kewaspadaan kurang diperhatikan.❗

Mungkin ini menjadi pengalaman burukku yang memberikan pelajaran berharga.

Huftt..